Mengenal Biaya Variabel, Jenis, serta Manfaat untuk Bisnis Anda

Biaya menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada keberhasilan bisnis. Biaya atau sumber dana digunakan sebuah perusahaan agar proses produksi berjalan lancar. Dengan demikian akan mampu mencapai profit.

Biaya dibedakan atas dua jenis, yaitu biaya variabel (variable cost) dan biaya tetap (fix cost). Namun, pada tulisan ini Kami ingin menjelaskan tentang variable cost.

Pengertian Biaya Variabel

Variable cost adalah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah produksi. Biaya ini jumlahnya berubah-ubah bergantung kuantitas produksi. Contoh biaya variabel yang bisa kita lihat ialah biaya pengadaan bahan baku.

Bahan baku yang disediakan sebuah perusahaan pasti mengalami perubahan jumlah setiap harinya. Sehingga jumlahnya tidak pasti. 

Mengetahui variable cost sangat penting untuk mengetahui total biaya yang dikeluarkan. Selain itu, sebuah perusahaan juga akan mudah menentukan titik impas (break even point)  produksi dan nilai HPP (Harga Pokok Produksi).

Jenis-Jenis Biaya Variabel

Berbicara soal variable cost maka akan dibedakan lagi menjadi beberapa jenis. Antara lain biaya langsung (direct cost), variable overhead cost, dan semi variable cost. Apa yang membedakan ketiganya? Berikut Kami masing-masing jenis biaya variabel tersebut.

1. Biaya Langsung 

Biaya langsung atau direct cost adalah jenis variable cost yang dikeluarkan secara langsung pada saat proses produksi. Namun, biaya ini bisa saja datang dari luar biaya produksi yang sudah direncanakan. Contohnya, bahan bakar, bahan baku, biaya operasional kendaraan, dan lain-lain. 

2. Variable Overhead Cost

Selanjutnya, variable overhead cost. Pengertian secara sederhana dari biaya ini yaitu biaya yang dikeluarkan di luar proses produksi. Selain itu, biaya yang keluar karena hal tak terduga juga termasuk variable overhead cost. 

Contohnya antara lain, asuransi, biaya kehilangan alat produksi, kenaikan pajak, kenaikan harga sewa, dan lain-lain. 

Overhead cost penting dipertimbangkan demi menjaga stabilitas bisnis. Sebagai pengusaha, Anda perlu melakukan manajemen biaya secara lebih teliti, salah satunya berkaitan dengan variable overhead cost.

3. Semi Variable Cost

Biaya variabel selanjutnya ialah semi variable cost. Disebut “semi” karena jenis biaya satu ini bisa termasuk biaya tetap atau variabel. Maka seringkali juga disebut biaya campuran.

 Jadi, sebetulnya semi variable cost ini awalnya termasuk biaya tetap. Akan tetapi nilainya bisa berubah bergantung pada kapasitas penggunaannya. 

Misal, biaya sewa tempat sebuah warung kopi setiap bulannya Rp 1.500.000. Dikarenakan pelanggan yang semakin ramai tiap harinya, pemilik warung meminta agar lokasi sewanya diperluas. Sehingga harga sewa menjadi Rp 2.000.000.

Kenaikan harga yang mulanya Rp 1.500.000 menjadi Rp 2.000.000 inilah yang disebut semi variable cost.

Manfaat Mengetahui Biaya Variabel

Setelah memahami variable cost dan jenis-jenisnya, lalu mengapa kita perlu mengetahuinya. Di awal tulisan ini Kami sudah sebutkan bahwa biaya merupakan faktor penting dalam aktivitas bisnis. Tentu tidak sia-sia Anda belajar terkait variable cost.

Ada berbagai kegunaan biaya variabel apabila Anda betul-betul paham. Dengan mengetahui variable cost Anda bisa mengetahui apakah bisnis Anda berjalan dengan baik atau tidak. Bayangkan saja apabila besar pengeluaran yang dilakukan perusahaan tidak tercatat. Pastinya perusahaan tidak tahu di mana letak kebocoran dana pada saat terjadi penurunan keuntungan.

Selain itu, variable cost juga digunakan dalam menentukan harga jual produk atau jasa yang Anda jual. 

Akhir Kata

Itulah sedikit penjelasan mengenai biaya variabel, jenis, serta manfaatnya. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa variable cost merupakan biaya yang jumlahnya dipengaruhi oleh kuantitas produksi. Sementara itu, jenisnya dibedakan menjadi 3 seperti yang di sebutkan di atas.

Semoga tulisan ini cukup jelas untuk dipahami. Sekian dan terima kasih.


Posting Komentar untuk " Mengenal Biaya Variabel, Jenis, serta Manfaat untuk Bisnis Anda"